Adakah yang Mau Jatuh Cinta

Kalimat di atas, semata-mata dalam konteks asmara percintaan yang berbunga-bunga, karena definisi cinta sangat banyak dan rumit, tergantung objek apa yang disinggahinya. Cinta bisa datang kepada siapa saja, apa saja dan kapan saja juga seenaknya saja.

Urutan pertama yang paling populer dari definisi kata cinta bisa jadi adalah untuk hubungan asmara antara pria dan wanita dewasa. Nominasi kedua mungkin adalah cinta kepada keluarga, selanjutnya berturut-turut, patriotisme; cinta pada negara, nasionalisme; cinta pada bangsa dan terakhir yang sekarang lagi ngetren cinta pada diri sendiri atau narsisme!

Sepasang insan yang berkomitmen untuk saling mencinta, masing masing memiliki keinginan, harapan dan tuntutan atas pasangannya. Sang pria ingin wanitanya selalu terlihat cantik, selalu disampingnya, selalu memperhatikannya, selalu ingat padanya dan lain-lain, dan lain sebagainya lain dari yang lain, pokoknya semua hal yang membuat hatinya senang dan puas. Sekali saja dia melihat kekasihnya bersama pria lain, dia tak akan suka! Apa yang akan terjadi? Macam-macamlah, bisa saja sang pria akan menginterograsi, memarahi, mungkin juga menangis, atau lebih kasar lagi sang wanita akan ditampar “ceplak tepat di pipinya yang merah merona”!

Eh-eh kok gitu sih? Katanya cinta? Ya, itulah cinta, makian, hujatan amarah bahkan kekerasan fisik sebagai cerminan cinta. Diantara keagungan cinta yang memberikan dan menjanjikan kenikmatan, cinta mengandung ekspektasi atau harapan yang kaku, tidak fleksibel, dan tanpa reserve. Sedikit saja tergores, sakitnya seperti luka yang menganga bahkan sudah digerogoti belatung” betaaaapa sakitnya”! Tidak ada yang suka terluka. Apalagi bila rasa cinta itu dimiliki secara massal, bencana yang akan tiba.

Enggak ada larangan buat jatuh cinta. Anda yang sedang dilanda cinta saat ini, apakah saya menyinggung Anda? Saya minta maaf. Saya takut Anda tidak suka dengan saya, karena saya juga sedang jatuh Cinta.

Nah bagi Anda yang belum mencintai apapun, siapapun dan dimanapun masih beranikah jatuh cinta?

    • Anonymous
    • Mei 31st, 2009

    dengan cinta kita jadi berbeda :X

    • Anonymous
    • Juni 4th, 2009

    aku benci masa lalu dari kekasihku

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: